Hari Ahad, 30 April 2006, pagi rombongan wisma rayah+kaismayah bersiap-siap menuju Kabo, tujuan pertama sebelum ke Mentoko. Sambil menunggu bis jemputan di halte depan camp, panitia membagi-bagikan minuman. Tak berapa lama datang bis yang ditunggu-tunggu. Semua masuk dan diperiksa daftar hadir untuk memastikan siapa yang ikut, biar tidak terjadi pengurangan dan penambahan (ditambah siapa?
).
Perjalanan menuju Kabo sekitar 30 menit, sesampainya di sana rombongan menuju tepi sungai Sangatta yang ternyata sudah ditunggui 3 buah ketinting (perahu). Setelah semua berkumpul dibagikan pelampung ke setiap orang (safety first).
Dengan mesin motor ketinting bergerak melawan arus menuju Mentoko. Asyik juga melihat pemandangan sepanjang perjalanan. Ada monyet yang bergelantungan. Tak terasa telah 40an menit berketinting akhrinya sampai di dermaga kecil Mentoko. Sungai sedang surut saat itu.
Sampai di pos pengamatan orang utan Mentoko, rombongan makan pagi terlebih dahulu sebelum memulai jalan-jalan di hutan. Selesai makan, mulailah perjalanan mengelilingi area Mentoko dengan diawali berdoa bersama. Pemandu dari pos pengamatan orang utan ada 2 orang. Tanpa pemandu bisa tersesat di hutan, soalnya orang kota tidak kenal hutan