Langsung ke konten utama

Iterasi Kehidupan



Seandainya saya analogikan kehidupan ini sebagai sebuah fungsi untuk mencari solusi pada metode numerik, maka diperlukan fungsi yang konvergen tiap iterasinya.
Begitu juga kehidupan di dunia, kita harus jeli memilih fungsi (way of life) yang tepat agar mengarah kepada satu titik yang hakiki, akhir atau kesudahan yang baik.
Lalu bagaimanakah kriteria fungsi yang konvergen?
  • Dalam metoda numerik, tahap awal adalah membuat tebakan awal (initial guess).
    Hidup ini adalah pilihan, kita diberi kebebasan untuk memilih jalan hidup yang tentu saja memiliki konsekuensi masing-masing. Menjadi baik atau buruk adalah hak kita dan menjadi kewajibanlah menerima akibatnya.
    Manusia dikarunia rasio untuk memahami hal empiris, yang jika dipahaminya akan memberi arti akan makna hidup yang dijalaninya. Hati dapat menjadi sumber cahaya, penerang dalam mengarungi hidup.
    Oleh karena itu, dalam hidup ini, buatlah tebakan awal yang tepat yang dapat mengantarkan pada akhir hidup yang baik. Dan jika telah kita tentukan, maka berserahdirilah — tuduk patuh — pada pilihan kita. Katakanlah bahwa kita termasuk orang yang berserah diri.
  • Berikutnya adalah mengevaluasi setiap iterasi, apakah hasil-hasil iterasi sebelumnya konvergen.
    Tiap akhir periode yang telah ditentukan, hitunglah (evaluasi/introspeksi) apakah perjalanan sebelumnya mengarah pada kekonvergenan, kesesuaian dengan arah tujuan. Semakin dekat atau jauhkah setiap perjalanan yang kita lakukan dengan hakikat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANUGERAH KEBAIKAN (HARTA) UNTUK KEBAIKAN

Allah ﷻ telah menawarkan kepada kita untuk memberikan "pinjaman yang baik". Allah ﷻ telah memberikan jalan beramal lewat harta dengan kepastian balasan yang berlipat. “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.”[Q.S. Al-Hadiid (57):11] Allah ﷻ memperkenalkan anugerah-Nya yang berupa harta dengan istilah khayr, yang dimaknai baik atau kebaikan. Ada tujuh ayat yang menggunakan kata khayr tersebut untuk makna harta (QS 2:180,215,272,273; QS 38:32; QS 70:21; QS 100:8). Amalan harta termasuk ibadah yang bersifat langgeng secara nilai dan pahala, dengan jaminan tidak terputus meskipun pemilik harta itu sudah meninggal dunia. Rasulullah ﷺ‎ menetapkan shadaqah jariyah di urutan pertama dalam haditsnya tentang ibadah yang tidak akan terputus pahalanya. Amalan harta dalam syariat Islam ada bermacam-macam, ada yang wajib ada yang sunat. Ada yang telah ditetap

WHAT'S LEFT BEHIND?

bi-smi llāhi r-raḥmāni r-raḥīm Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq dan Ya'qub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik. Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa' dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik . [QS. Ṣād 38:45-48] Ayat 45 surat Shaad di atas mengingatkan bahwa rasul-rasul tersebut, yang salah satunya adalah nabi Ibrahim as, mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Dalam tafsir Ibnu Katsir disebutkan bahwa maksud dari "mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar" adalah yang "mempunyai kekuatan hingga mampu mengerjakan perbuatan-perbuatan yang besar". Sederhananya, nabi Ibrahim as "memiliki kemampuan dan menghasilkan

WHAT ARE THEY GOING TO KNOW?

كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَۙ ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَ kallā saya‘lamūn ṡumma kallā saya‘lamūn Sekali-kali tidak, kelak mereka akan mengetahui, kemudian sekali-kali tidak, kelak mereka mengetahui. (Q.S An-Naba' [78] : 4-5)