Langsung ke konten utama

Object Oriented: Sudut pandangku

Object oriented (OO) atau terjemahannya berarahan objek (Anda dipersilakan menggunakan apa saja yang disukai) adalah sebuah istilah yang baru saya kenal dan belum diajarkan ketika saya kuliah sekitar awal tahun 1990-an. Walaupun di dunia, OO sudah dikenal jauh sebelum itu, pada matakuliah-matakuliah yang diajarkan di kampus masih sedikit yang menyinggungnya. Bahkan pada kuliah pemrograman, hanya ada pemrograman prosedural dan non-prosedural (fungsional, deklaratif, dll).

Saat ini OO di Indonesia sudah meluas baik di kalangan akademisi maupun praktisi.
Tapi saya masih menemukan kesalahpahaman orang tentang OO. Ada yang mengakatan “Apa gunanya memakai OO kalau masih bisa dengan yang dulu (dekomposisi fungsional atau metode terstruktur)?”, “OO dipakai biar perangkat lunak/tesis/tugas akhir/skripsi kelihatan wah!” atau “OO hanya teori, ketika implementasi pakai metode terstruktur”. Beberapa ungkapan bahkan berasal dari kalangan akademisi yang seharusnya memahami “sesuatu” di belakang/makna (beyond) dari ungkapan tersebut.

Tulisan ini dibuat untuk mencoba menjelaskan beberapa hal menyangkut OO sepanjang pegetahuan penulis. Komentar, tanggapan dan koreksi silakan ajukan ke penulis di
bawah ini. Tulisan ini dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
  • Paradigma OO
  • Terminologi dalam OO
  • OO dalam siklus hidup perangkat lunak
  • Isu-isu terkait dengan OO
  • Simpulan
  • Langkah selanjutnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANUGERAH KEBAIKAN (HARTA) UNTUK KEBAIKAN

Allah ﷻ telah menawarkan kepada kita untuk memberikan "pinjaman yang baik". Allah ﷻ telah memberikan jalan beramal lewat harta dengan kepastian balasan yang berlipat. “Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka Allah akan melipat-gandakan (balasan) pinjaman itu untuknya, dan dia akan memperoleh pahala yang banyak.”[Q.S. Al-Hadiid (57):11] Allah ﷻ memperkenalkan anugerah-Nya yang berupa harta dengan istilah khayr, yang dimaknai baik atau kebaikan. Ada tujuh ayat yang menggunakan kata khayr tersebut untuk makna harta (QS 2:180,215,272,273; QS 38:32; QS 70:21; QS 100:8). Amalan harta termasuk ibadah yang bersifat langgeng secara nilai dan pahala, dengan jaminan tidak terputus meskipun pemilik harta itu sudah meninggal dunia. Rasulullah ﷺ‎ menetapkan shadaqah jariyah di urutan pertama dalam haditsnya tentang ibadah yang tidak akan terputus pahalanya. Amalan harta dalam syariat Islam ada bermacam-macam, ada yang wajib ada yang sunat. Ada yang telah ditetap

Ketika Syukur adalah Nikmat (juga)

Syukur adalah sebuah ekspresi/ungkapan positif terhadap nikmat yang diperoleh. Syukur dapat diwujudkan dalam ucapan maupun perilaku. Segala bentuk syukur menunjukkan kesadaran akan bernilainya nikmat yang diperole, yang diberikan oleh sang Khaliq. Tapi pernahkah terpikirkan betapa banyak nikmat yang belum disyukuri? Bahkan syukurpun adalah sebuah nikmat, karena tanpa pemberian-Nya, tak dapatlah syukur terwujud. Jadi, nikmat mana lagi dari Rabb-mu yang didustakan?

Hari Terakhir di Sangatta

Tanggal 21 November kemarin adalah hari terakhirku berada di Sangatta, kota yang telah menjadi tempat menyambut rezeki dari-Nya. Setelah hampir 3 tahun lamanya di sana ku putuskan untuk pindah ke kota lain, Balikpapan. Ada banyak hal yang menjadi kenangan di Sangatta. IS Department Airport Tanjung Bara Anggota Barak A10 era 2006 Barak A10 Senior Camp Farewell di Cak Ali Farewell di Idaman My Workspace